Prof. Dr. H. Haidar Putra Daulay, MA Sumbangkan Puluhan Buku Referensi untuk Perpustakaan STAIN Mandailing Natal
STAIN Mandailing Natal (Madina) menerima sumbangan puluhan buku referensi dari Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. H. Haidar Putra Daulay, MA. Guru Besar yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Pantai Barat Madina (YP2BM) tersebut menyerahkan sebanyak 35 judul dengan total 48 eksemplar buku karya ilmiah beliau kepada UPT Perpustakaan STAIN Madina bertempat di Perpustakaan STAIN Madina, selasa 10 Pebruari 2026.
Penyerahan buku dilakukan melalui Ketua Yayasan Pendidikan Pantai Barat Madina (YP2BM), Ir. H. Hasrul Hasan, MM, didampingi Sekretaris Umum Yayasan Riswan Chadrin, SE, Ketua STAI Syech Abdul Fatah Rahmuddin Lubis, MSi, serta sejumlah pengurus yayasan lainnya. Buku-buku tersebut langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan STAIN Madina, Dr. H. Ahmad Asrin, S.Ag., M.A., bersama Kepala Bagian AUAK H. Irfan Mustofa, M.A., para Ketua Program Studi, serta jajaran pegawai perpustakaan.
Momentum penyerahan hibah buku ini dirangkaikan dengan kunjungan silaturahim Yayasan Pendidikan Pantai Barat Madina (YP2BM) ke STAIN Madina. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komunikasi dan koordinasi awal terkait rencana pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syech Abdul Fatah di Kecamatan Natal dalam waktu dekat. Inisiatif tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan bagi masyarakat di wilayah pesisir Mandailing Natal dan sekitarnya.
Kepala UPT Perpustakaan STAIN Madina, Dr. Ahmad Asrin, S.Ag., M.A., menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas sumbangan buku yang diberikan. Menurutnya, tambahan koleksi referensi karya seorang guru besar yang produktif akan memperkaya sumber rujukan bagi dosen dan mahasiswa, khususnya dalam bidang pendidikan Islam dan studi keislaman. Koleksi tersebut diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran, penelitian, serta penulisan karya ilmiah di lingkungan kampus.
Sumbangan ini juga dipandang sebagai bentuk keteladanan akademik dan kontribusi intelektual yang berkelanjutan. Buku-buku yang dihibahkan bukan hanya menambah jumlah koleksi, tetapi juga menghadirkan perspektif keilmuan yang otoritatif dari seorang pakar pendidikan Islam nasional. Harapannya, karya-karya tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sivitas akademika dan menjadi inspirasi bagi lahirnya karya-karya ilmiah baru.
